JIKA KAU INGIN MEMAKNAI SEBUAH KATA..................

Selasa, 19 Februari 2013

Bakung


          Ketika musim tak lagi berpihak kepada sang bakung, entah mengapa semuanya seakan berjalan berlawanan arah,, bahkan gelappun tak mampu menelan seluruh gelisah yang semakin membuncah dan tak tertahankan, lalu, ia coba tak perduli lagi pada daun yang berguguran,.. atau senja yang mulai memudar menenggelamkan cahaya perlahan lahan.
          Semakin jauh, semakin terasa kesendirian sang bakung tanpa ilalang yang tertebas oleh ganasnya waktu, semakin melumat semua sedih dan luka sang bakung. Baginya, meratap pun tak bisa, tak ada luka yang terobati. hujan hanya menyisakan perih dan kesendirian yang semakin erat memeluknya.
          Ia tau, semakin jauh bayangan ilalang itu masuk kedalam jiwanya, maka semakin sulit lukanya terobati. ia sadar, semakin ia tenggelam dalam kisah yang lama, semakin parah pula sayatan-sayatan sang waktu merenggutnya. Dan semakin lirih ia menyebut namanya dalam doa, semakin tak berarti air matanya.
          “ini hanya sepenggal kisah”... katanya, namun tak ada bagian kasih yang tertulis lagi, semuanya hanya mengisyaratkan sebuah luka...
          

Tidak ada komentar:

Posting Komentar